Perang Hamas Dengan Israel Makin Menggila, Korban Tewas Mencapai 3.565 Juta Jiwa

2 min read

Perang Hamas Dengan Israel Makin Menggila, Korban Tewas Mencapai 3.565 Juta Jiwa

Perang Hamas Dengan Israel Makin Menggila, Korban Tewas Mencapai 3.565 Juta Jiwa Berita Terkini

Jakarta, Indonesia – Gempuran Israel ke Gaza terus berlangsung. Hingga Sabtu malam (14/10/2023), korban tewas di sisi Palestina mencapai 2.215 warga dan 8.714 warga luka-luka.
Dikutip dari Al-Jazeera, korban tewas termasuk 700 anak-anak. Di Tepi Barat yang diduduki, jumlah warga Palestina yang tewas akibat tembakan Israel dalam sepekan terakhir telah mencapai 50 orang.

Sementara itu, di sisi Israel, korban tewas mencapai 1.300 orang, dan lebih dari 3.400 orang terluka. Sementara itu, Iran di PBB menuntut komunitas internasional untuk bertindak menghentikan pertumpahan darah yang sedang berlangsung akibat pemboman Israel yang tiada henti di Gaza.

“Jika kejahatan perang dan genosida apartheid Israel tidak segera dihentikan, situasi akan menjadi tidak terkendali dan menimbulkan konsekuensi yang luas, yang merupakan tanggung jawab PBB, Dewan Keamanan, dan negara-negara yang mengarahkan Dewan tersebut ke jalan buntu,” ungkap utusan Iran di PBB.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian sebelumnya memperingatkan Israel untuk berhenti sebelum terlambat.

Laporan Al-Jazeera mengungkapkan tim medis di dalam rumah sakit Gaza berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan semua jenis perawatan medis bagi banyak orang yang terluka akibat serangan udara Israel yang sedang berlangsung di berbagai wilayah selatan, wilayah kantong Palestina yang terkepung.

Perawatan medis di Gaza terancam terhenti akibat penutupan penyeberangan yang masih berlangsung dan pelarangan pasokan medis.

Sementara itu, pihak administrasi rumah sakit dan bahkan dokter menolak untuk mengevakuasi rumah sakit karena hal ini akan menyebabkan kekurangan fasilitas dan layanan medis bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza sedang berubah dari buruk menjadi bencana besar.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours