Seorang Remaja Sebar Video Mesum Mantan Pacar. Penjual Nasi Bebek di Mojokerto Langsung Di tangkap

3 min read

Seorang Remaja Sebar Video Mesum Mantan Pacar. Penjual Nasi Bebek di Mojokerto Langsung Di tangkap

Seorang Remaja Sebar Video Mesum Mantan Pacar. Penjual Nasi Bebek di Mojokerto Langsung Di tangkap Mojokerto – M Adiwiyanto (22) di ringkus polisi gara-gara nekat menyebarkan video hubungan intim dengan mantan kekasihnya melalui beberapa media sosial. Bahkan, penjual nasi bebek asal Desa Tunggal pager, Pungging, Kabupaten Mojokerto ini nekat mengirim video asusila itu kepada orang tua, teman kerja dan pacar baru korban.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani mengatakan Adi sudah 4 tahun menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya. Penjual nasi bebek ini sering berhubungan badan dengan gadis asal Kecamatan Kutorejo, Mojokerto itu sejak 2019.

 

Hubungan layaknya suami istri mereka lakukan di vila Pacet, Mojokerto dan kos Adi di kosan Pungging, Mojokerto. Saat berhubungan badan tersebut, Adi juga beberapa kali merekam hubungan intim itu menggunakan kamera ponsel miliknya. “Pelaku (Adi) dengan korban putus hubungan awal April 2022. Sehingga pelaku menyebarkan video porno yang ia rekam,” kata Gondam kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Selasa (18/10/2022).

 

Gondam menjelaskan Adi berulang kali menyebarkan video adegan syur dengan mantan kekasihnya melalui beberapa platform medsos mulai 11 April sampai 19 Agustus 2022. Penjual nasi bebek asal Desa Tunggalpager itu semula mengirim video porno kepada orang tua korban melalui WhatsApp. Selanjutnya tersangka mengirim video porno kepada pacar baru korban pada Mei lalu. Bahkan, Adi tega mengirim konten asusila itu kepada kepala produksi di pabrik tempat korban bekerja Juli lalu. Sehingga gadis berusia 20 tahun itu terpaksa keluar dari tempatnya bekerja karena malu.

 

Pelaku juga menyebarkan video porno dengan mantan kekasihnya melalui TikTok. Link video asusila itu lantas ia sebar melalui Telegram, YouTube, dan Instagram. “Agustus lalu, pelaku juga mengirimkan video itu kepada teman-teman dan paman korban melalui Facebook. Akhirnya korban melapor ke kami 13 Oktober 2022,” terang Gondam.

 

Setelah menerima laporan korban, lanjut Gondam pihaknya membentuk tim gabungan Unit Tipidum dan Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto untuk melakukan penyelidikan. Sehingga Adi bisa di ringkus pada hari yang sama, Kamis (13/10/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Yaitu berupa 1 ponsel pintar milik pelaku, serta 2 ponsel milik paman dan orang tua korban.

 

Akibat perbuatannya, Adi harus mendekam di Rutan Polres Mojokerto. Ia di jerat dengan pasal 45 ayat (1) juncto pasal 27 ayat (1) UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 29 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar,” jelas Gondam. Adi mengaku ada 2 video hubungan intim dengan mantan pacarnya yang ia sebarkan melalui beberapa platform medsos. “Yang saya sebarkan dua video. Lokasi (pengambilan video) di vila pacet dan kosan di Pungging,” kata Adi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours