200.000 Anak-Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Pastor di Gereja Katolik Spanyol

2 min read

200.000 Anak-Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Pastor di Gereja Katolik Spanyol

200. 000 Kanak- kanak Jadi Korban Pelecehan Intim Oleh Pastor di Gereja Katolik Spanyol SPANYOL– Suatu komisi independen menciptakan lebih dari 200. 000 kanak- kanak diperkirakan jadi korban pelecehan intim yang dicoba oleh pastor Gereja Katolik di Spanyol. Rinciannya timbul dari penyelidikan publik yang belum sempat dicoba lebih dahulu oleh ombudsman Spanyol, yang berdialog tentang“ akibat yang sangat kurang baik” terhadap para korban.

 

Angel Gabilondo pula mengkritik gereja sebab tidak berperan serta berupaya menutupi ataupun menyangkal pelecehan tersebut.

 

“ Apa yang terjalin bisa jadi terjalin sebab keheningan itu,” katanya, dilansir BBC.

 

Laporan setebal 700 taman, yang diperintahkan oleh Kongres Spanyol tahun kemudian, mengatakan hasil survei yang dicoba komisi tersebut terhadap 800. 000 anggota warga. Ditemui kalau 0, 6% dari populasi orang berusia di negeri tersebut, dekat 39 juta orang, berkata kalau mereka sempat hadapi pelecehan intim dikala masih kanak- kanak yang dicoba oleh anggota pendeta. Persentase tersebut bertambah jadi 1, 13%, lebih dari 400. 000 orang, kala memasukkan dugaan pelecehan yang dicoba oleh umat awam di lembaga- lembaga yang diawasi oleh Gereja. Gabilondo berkata angka- angka tersebut wajib ditanggapi dengan hati- hati.

 

Laporan tersebut pula mencakup statment dari lebih dari 487 orang yang hadapi pelecehan, yang menekankan akibat emosional yang ditimbulkannya.

” Terdapat orang- orang yang[meninggal karena] bunuh diri. Orang- orang yang tidak sempat dapat menghidupkan kembali kehidupan mereka,” terangnya. “ Berarti buat membagikan respons terhadap suasana penderitaan serta kesepian yang sepanjang bertahun- tahun senantiasa terdapat, dengan satu ataupun lain metode, ditutupi oleh perilaku diam yang tidak adil,” lanjutnya.

 

Ombudsman menganjurkan pembuatan dana negeri buat membagikan kompensasi kepada korban pelecehan. Penyelidikan formal terhadap pelecehan intim terhadap kanak- kanak di Gereja Katolik Spanyol dicoba sehabis penyelidikan yang dicoba oleh pesan berita El Pais, yang diawali pada 2018 serta semenjak itu sudah membuat database yang berisi lebih dari 1. 000 permasalahan dugaan pelecehan.

Laporan temuannya diterbitkan pada 2023.

Walaupun Gabilondo berkata pada selasa( 14/ 11/ 2023) kalau Gereja memanglah bekerja sama dengan komisi tersebut hingga batasan tertentu, tetapi ia menyoroti minimnya atensi mereka buat menolong laporan tersebut serta perilaku bermusuhan para uskup di sebagian keuskupan.

Perdana Menteri( PM) Spanyol Pedro Sanchez berkata penemuan laporan ini ialah suatu” tonggak sejarah” dalam demokrasi negaranya.

“ Kita merupakan negeri yang lebih baik sebab realitas yang dikenal seluruh orang sepanjang bertahun- tahun, tetapi tidak terdapat yang membicarakannya, paling tidak tidak semacam yang kita jalani dikala ini, sudah dikenal,” terangnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours