Viral Video Bernarasi Mesum di Taman Lampion Klaten, Ini Kata Pemkab

2 min read

Klaten – Beredar video bernarasi mesum di Taman Lampion, Jalan Veteran, Kota Klaten. Rekaman videonya diposting di media sosial dan sudah ditonton belasan ribu kali. Video Viral di Medsos
Video itu diunggah di akun X @kabarklaten pada Kamis (15/11) pukul 01.18 WIB dan sudah ditonton 11 ribu kali hingga Kamis (16/11) dini hari.

Viral Video Bernarasi Mesum di Taman Lampion Klaten, Ini Kata Pemkab

Pada postingan tersebut ditambah kalimat pengantar “mohon perhatian DPUPRKlaten atau dinas terkait”. Video tersebut sudah mendapatkan berbagai komentar.

 

Pada postingan sebelumnya juga disertakan narasi yang lebih panjang. “Maaf mind video tidak pantas, lokasi di taman lampion tadi habis Isyak minta tolong dilaporkan ke Pemkab yg berwenang, agar penerangan lampu di taman lampion kalo malam ditambah untuk mengantisipasi perbuatan mesum,” tulis pengantar postingan itu, dikutip beritaokewla.com. Dalam video berdurasi sekitar 19 detik itu terlihat seseorang dalam temaram lampu bergoyang maju mundur. Tampak seseorang lain berada di depannya.

 

Tidak tampak jelas apa yang sebenarnya dilakukan orang tersebut. Wajah dan jenis kelamin pelaku dalam video juga tidak jelas karena suasana gelap.

 

Justru yang terlihat jelas dalam video itu adalah batang pohon yang menutupi aksi kedua orang tersebut. Tidak ada suara dalam rekaman tersebut. Postingan tersebut mendapat komentar yang ditandai ke akun Dinas PUPR Pemkab Klaten.

Konfirmasi Pemkab Klaten

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten Suryanto mengaku belum mendapatkan laporan. “Belum (ada laporan). Kalau lampu jalan di Dinas Perhubungan tapi kalau lampu taman itu Dinas Lingkungan Hidup, tapi ndak papa (di-tag ke DPUPR) nanti kita senggol dinas lain,” jelas Suryanto saat dimintai konfirmasi beritaokewla.com, Kamis (16/11/2023) pagi. Terpisah, Sub Koordinator Bidang Penindakan Satpol PP Pemkab Klaten, Sulamto juga mengaku belum ada laporan kejadian dalam video tersebut. “Belum ada laporan masuk. Coba nanti kita cek ke lapangan,” jelas Sulamto saat dimintai konfirmasi beritaokewla.com.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours