Viral, Video Syur 2 Menit 20 Detik Shella Trenggalek Jadi Sorotan, Polisi Bentuk Tim Khusus

2 min read

Viral, Video Syur 2 Menit 20 Detik Shella Trenggalek Jadi Sorotan, Polisi Bentuk Tim Khusus

Laporan Wartawan Grid.ID, Ines Noviadzani Grid.ID – Video syur Shella Trenggalek berdurasi 2 menit 20 detik tengah menjadi sorotan. Video tersebut kabarnya beredar di Twitter (sekarang X).

Melansir beritaokewla.com (14/11/2023), video syur tersebut juga beredar di Yandex.

Sontak hal tersebut langsung menjadi sorotan pihak kepolisian.

Polisi membentuk tim khusus untuk menguak penyebar sekaligus pemeran video berdurasi 2 menit itu.

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin mengatakan pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu video syur yang viral di sosial media itu.

“Jadi kami akan menelusuri dulu video tersebut apakah hanya viral di Trenggalek atau juga di daerah lain,” ujar Abidin.

Pihaknya juga akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki viralnya video tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Tim yang akan dibentuk difokuskan mencari data wanita yang ada di video.

“Kalau misalnya benar itu warga Trenggalek dan berada di wilayah hukum Trenggalek maka kami akan bertindak cepat,” tambahnya.

Zainul juga berharap kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait video tersebut untuk segera melapor ke Polres Trenggalek.

“Sampai saat ini memang belum ada pengaduan secara resmi ke Polres soal video tersebut,” ucap Zainul.

Namun usut punya usut, pelaku wanita yang menjadi pemain pada video bukanlah warga Trenggalek.

Hal ini disampaikan oleh AKBP Gathut Bowo Supriyono selaku Kapolres Trenggalek, Jawa Timur.

Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap seseorang yang diduga pelaku pada video.

“Sudah kami panggil, sudah kami interogasi, faktanya tidak sama antara video yang beredar dengan S, baik dengan ciri-ciri fisik muka bagian tubuh dan tanda lahir berbeda dengan yang di video,” ucap Gathut.

“Termasuk dari seragam sudah dilakukan penyidikan, bukan seragam dari salah satu sekolah yang ada di Trenggalek,” lanjutnya.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih berupaya untuk menemukan pihak yang memviralkan video tersebut.

Terlebih pada video dibubuhkan nama seseorang.

“Jangan sampai ini jadi fitnah dan menyebarkan berita bohong di tengah masyarakat,” tandasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours