Kala Ganjar Mulai Serbu Jokowi- Pembelaan TPN soal Elektabilitas yang Stagnan

3 min read

Kala Ganjar Mulai Serbu Jokowi- Pembelaan TPN soal Elektabilitas yang Stagnan

Kala Ganjar Mulai Serbu Jokowi- Pembelaan TPN soal Elektabilitas yang Stagnan Mataram- Perpolitikan di Tanah Air terus menjadi riuh menjelang Pemilihan Presiden( Pilpres) 2024. Calon presiden( capres) Ganjar Pranowo misalnya, mulai terang- terangan melanda pemerintahan Presiden Joko Widodo( Jokowi). Baru- baru ini, Ganjar membagikan rapor merah terhadap penegakan hukum sampai HAM di masa kepemimpinan Jokowi. Sisa Gubernur Jawa Tengah itu berikan nilai 5 dari skala 10 seusai vonis Mahkamah Konstitusi( MK) terpaut batasan umur capres- cawapres. Di sisi lain, beberapa hasil survei menampilkan elektabilitas Ganjar- Mahfud stagnan. Apalagi, duet yang diusung PDI Perjuangan buat Pilpres 2024 itu masih kalah dari Prabowo- Gibran dan mulai didekati Anies- Cak Imin. Lalu, gimana pembelaan Regu Pemenangan Nasional( TPN) Ganjar- Mahfud terpaut dinamika tersebut?

TPN Bantah Ganjar Serbu Jokowi

Wakil Pimpinan TPN Ganjar- Mahfud, Tuan Guru Bajang( TGB) Zainul Majdi, membantah evaluasi Ganjar yang membagikan rapor merah terhadap penegakan hukum di Indonesia dalam rangka melanda Presiden Jokowi. Baginya, Ganjar tidak vis a vis( berhadap- hadapan) dengan Jokowi. ” Ini merupakan asesmen dari seseorang tokoh bangsa terhadap potret penegakan hukum. Serta itu bukan cuma Mas Ganjar yang mengantarkan, tetapi kan banyak pihak pula,” kata TGB di Mataram, Selasa( 21/ 11/ 2023). TGB menegaskan terdapat perihal yang butuh dibenahi dalam konteks berbangsa serta bernegara dikala ini.” Jadi bagi aku itu bukan vis a vis ke Pak Jokowinya, namun lebih kepada kita masih memiliki jadwal yang belum berakhir. Spesialnya berkaitan dengan reformasi hukum,” jelasnya.

Sebut Elektabilitas Ganjar- Mahfud Cenderung Meningkat

TGB setelah itu merespons hasil survei yang menampilkan elektabilitas Ganjar- Mahfud stagnan. Apalagi, sebagian survei menampilkan elektabilitas Ganjar- Mahfud masih kalah dari Prabowo- Gibran serta mulai didekati Anies- Cak Imin. Bagi TGB, survei internal serta hasil lembaga survei kredibel malah menyebut elektabilitas capres- cawapres Ganjar- Mahfud terus naik.” Terdapat yang stagnan, tetapi cenderung bertambah,” imbuhnya.

 

Pimpinan Setiap hari DPP Partai Perindo itu mengeklaim masih banyak perihal positif Ganjar- Mahfud yang dapat di informasikan ke publik. Dia juga optimistis keterkenalan serta keterpilihan Ganjar- Mahfud hendak terus bertambah. ” Itu terdapat yang dari Ipsos Public Affairs, Charta Politika serta beberapa survei tertutup lain. Alhamdulillah trennya masih bagus,” kata TGB. ” Seluruh hasil survei itu kami peruntukan penilaian,” pungkasnya.

Dorong Partai Koalisi Menangkan Ganjar- Mahfud

TPN Ganjar- Mahfud mendesak parpol koalisi di NTB lebih gencar turun ke warga. Perihal ini buat mendongkrak elektabilitas Ganjar- Mahfud di NTB yang masih rendah dibandingkan 2 paslon lain. Lebih dahulu, hasil survei Prediksi Survei serta Statistik Indonesia( Presisi) menguak elektabilitas Ganjar- Mahfud di NTB menempati urutan sangat ekor, ialah cuma 12, 30 persen. Sedangkan itu, elektabilitas Prabowo- Gibran di NTB menggapai 42, 70 persen serta disusul Anies- Cak Imin dengan 22 persen. ” Perihal jadi atensi kami kalau elektabilitas Ganjar- Mahfud( di NTB) masih di dasar Prabowo serta Anies. Sebab itu, kedikenalan Ganjar- Mahfud wajib ditingkatkan. Mengapa butuh ditingkatkan? Sebab keterpilihan itu senantiasa berbanding lurus dengan kedikenalan,” jelas TGB. Bagi TGB, bila saja pemilih memahami ketiga paslon, terdapat kecenderungan mereka hendak melabuhkan opsi ke Ganjar- Mahfud. Paling utama bila mengacu pada rekam jejak keduanya.

 

” Jadi, kami di TPN serta parpol koalisi itu lebih banyak turun buat Ganjar- Mahfud dengan rekam jejaknya,” bebernya. Ia berkata TPN hendak fokus mengedukasi warga terpaut rekam jejak serta prestasi Ganjar- Mahfud. Salah satu isu yang hendak di informasikan TPN merupakan masih minimnya penegakan hukum yang berkeadilan. Di sana, kata TGB, terdapat segmen kepastian hukum serta proteksi hukum. ” Targetnya menang, serta Insya Allah kami optimistis sebab masih banyak hal- hal positif yang hendak kami suarakan,” tandas TGB.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours