Rumus Mematikan UMP 2024 Buat Pendapatan Naik Secuil

3 min read

Rumus Mematikan UMP 2024 Buat Pendapatan Naik Secuil

Rumus Mematikan UMP 2024 Buat Pendapatan Naik Secuil Jakarta,- Sejumlah provinsi di Indonesia sudah mengumumkan Upah Minimum Provinsi( UMP) 2024. Tetapi kebanyakan provinsi di Indonesia cuma menaikkan UMP 2024 cuma berkisar antara 3% hingga 5%. Perhitungan UMP 2024 mengacu pada Peraturan Pemerintah( PP) No 51 Tahun 2023. Dalam PP yang diterbitkan Presiden Jokowi 10 November 2023 kemudian itu, penentuan UMP didapat dari perhitungan inflasi+( perkembangan ekonomi X indeks tertentu). Indeks tertentu yang disimbolkan alpha ini mempunyai rentan antara 0, 1 hingga 0, 3.

 

Tetapi, sebagian provinsi memilah menaikkan UMP 2024 lebih dari 5% semacam Maluku Utara yang naik 7, 5% dan DI Yogyakarta serta Jawa Timur dengan persentase peningkatan tiap- tiap 7, 27% serta 6, 13%. Sebaliknya DKI Jakarta cuma menaikkan UMP 2024 sebesar 3, 6%. Departemen Ketenagakerjaan( Kemnaker) juga buka suara. Dirjen Pembinaan Ikatan Industrial serta Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Gadis menarangkan UMP cumalah perhitungan upah buat pekerja baru serta lajang. Malah dengan terdapatnya ketentuan baru ini menyelamatkan mereka dari upah murah.

 

” Kita butuh ingat lagi kalau kebijakan UMP cuma buat pekerja dengan masa kerja 1 tahun ke dasar. Tujuan UMP merupakan melindungi biar para pekerja baru ini tidak terjebak dalam kemiskinan sebab dibayar upah murah,” ungkap ia dikala membagikan penjelasan pers, Selasa semacam ditulis Rabu( 22/ 11/ 2023). Supaya tidak terjebak upah murah, pemerintah katanya muncul. Pemerintah membagikan proteksi dengan membagikan perumusan baru perhitungan UMP dimana tiap tahun tentu hadapi peningkatan.

 

” Biar ia bebas dari upah murah hingga pemerintah muncul membuat kebijakan yang dasarnya PP 51 pemerintah muncul buat melindungi pekerja satu tahun ke dasar biar tidak terjebak upah murah biar tidak masuk dalam kemiskinan,” ucapnya. Bukan cuma itu, dengan regulasi baru ini pula pemerintah mau melindungi energi beli pekerja di Indonesia. Sedangkan itu buat pekerja dengan masa kerja lebih dari setahun serta mempunyai produktivitas bagus dan keahlian industri lumayan baik, hingga upah yang diberikan tidak mengacu pada regulasi ini.

 

” Ini bisa jadi jika di sektor- sektor besar ia sehabis bekerja di atas 2 tahun dapat naik Rp 1 hingga Rp 2 juta tetapi jika pekerja dengan masa kerja satu tahun ke dasar ya kita pahami peningkatan bisa jadi sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu,” jelasnya. Dihubungi terpisah, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia( KSPI) Said Iqbal cuma tertawa dikala memandang pengumuman UMP 2024. Bagi ia peningkatan UMP 2024 yang tidak signifikan merupakan sebab rumus mematikan UMP di PP 51 Tahun 2023. ” Sebab gunakan PP 51 ini,” ucapnya.

 

Hingga dikala ini, pihak pekerja/ buruh masih mendiskusikan apa yang hendak mereka jalani terhadap hasil UMP. Salah satu yang tentu mereka jalani merupakan dengan melaksanakan mogok nasional.

 

” Soal gugatan lagi didiskusikan,” sebutnya.

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours