Jepang Naikan Batasan Umur Cakap Seks, Jadi Berapa?

2 min read

Jepang Naikan Batasan Umur Cakap Seks, Jadi Berapa?

Jepang Naikan Batasan Umur Cakap Seks, Jadi Berapa? Jakarta,- Pemerintah Jepang pada Jumat,( 16/ 6/ 2023) tengah meramu rancangan undang- undang( RUU) batasan umur lumayan usia buat melaksanakan aktivitas seks. Batas consent ini hendak diganti dari 13 jadi 16 tahun. Keputusan ini diambil sehabis tekanan dari para kelompok Hak Asasi Manusia( HAM). Dilansir AFP, umur persetujuan merupakan 16 tahun di Inggris, 15 tahun di Prancis, serta 14 tahun di Jerman serta Cina. Jepang tidak berganti semenjak 1907, dengan kanak- kanak berumur 13 tahun ke atas dikira sanggup menyetujui aktivitas seks. Tetapi dalam praktiknya, di banyak bagian negeri, peraturan wilayah yang melarang aksi cabul, dengan timbul wacana menaikkan umur persetujuan jadi 18 tahun. Para juru kampanye menyongsong baik reformasi tersebut. Kelompok HAM yang berbasis di Tokyo menyebutnya selaku langkah maju yang besar.

 

” Pencabutan umur berusia secara spesial hendak mengirim pesan kepada warga kalau kekerasan intim oleh orang berusia terhadap kanak- kanak tidak bisa diterima,” kata kelompok itu dalam suatu statment. Jepang terakhir merevisi KUHP tentang pelanggaran intim pada 2017, buat awal kalinya dalam lebih dari satu abad, namun para pegiat berkata reformasi itu tidak lumayan. Serta pada 2019, serangkaian pembebasan dalam permasalahan pemerkosaan merangsang aksi unjuk rasa nasional. Di dasar undang- undang lebih dahulu, jaksa wajib meyakinkan korban tidak berdaya sebab kekerasan serta intimidasi. Kritikus berkomentar kalau persyaratan secara efisien menyalahkan korban sebab tidak lumayan melawan. RUU yang disahkan pada hari Jumat berisi catatan contoh di mana tuntutan perkosaan bisa dicoba. Ini tercantum korban terletak di dasar pengaruh alkohol ataupun obat- obatan, ketakutan, serta pelakon mengambil keuntungan dari status sosial.

 

Seseorang pejabat departemen kehakiman berkata kepada AFP dini tahun ini kalau klarifikasi itu tidak dimaksudkan buat membuat lebih gampang ataupun lebih susah buat memperoleh putusan pemerkosaan, namun mudah- mudahan hendak membuat vonis majelis hukum lebih tidak berubah- ubah. RUU itu pula muat pelanggaran permintaan kunjungan baru, bagi departemen kehakiman. Ini berarti kalau orang yang memakai intimidasi, rayuan ataupun duit buat memforsir anak di dasar 16 tahun berjumpa buat tujuan intim hendak mengalami hukuman penjara sampai satu tahun ataupun denda 500. 000 yen. Tidak hanya itu, rancangan ketentuan ini juga mencakup bahasa yang buat awal kalinya mengkriminalisasi voyeurisme ataupun kelainan seks dengan metode memandang ataupun mengintip korbannya. Lebih dahulu, perihal ini cuma diatur oleh peraturan wilayah.

 

Hukuman penjara sampai 3 tahun ataupun denda sampai 3 juta yen hendak dikenakan sebab secara diam- diam merekam bagian badan individu, baju dalam, ataupun aksi tidak senonoh tanpa alibi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours