7 Fakta Video Porno Pelajar SMA di Cianjur

3 min read

7 Fakta Video Porno Pelajar SMA di Cianjur Bandung – Warga Cianjur, Jawa Barat dihebohkan dengan beredarnya video porno sepasang pelajar yang masih mengenakan pakaian batik. Video itu tersebar di aplikasi perpesanan.
Berikut 7 fakta video porno di Cianjur:

7 Fakta Video Porno Pelajar SMA di Cianjur

Viral di Medsos

Video porno sepasang pelajar bersetubuh di dalam sebuah ruangan yang belum diketahui lokasinya tersebar di Aplikasi WhatsApp. Identitas kedua pelajar sudah diketahui, kedua merupakan pelajar di salah satu SMA di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Video Berdurasi Pendek

Dari informasi yang dihimpun, video porno sepasang pelajar di salah satu SMA di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur memiliki durasi 1.13 menit. Selain itu, video itu terlihat direkam menggunkan kamera depan dan kualitas gambarnya sedikit buram. Masih Kenakan Seragam Batik

Video porno yang direkam sepasang pelajar ini membuat ramai jagat maya di Cianjur, karena ada ciri-ciri pakaian yang mudah dikenali. Di mana sang perempuan masih mengenakan pakaian batik sekolah tersebut.

Selain itu, pelajar perempuan itu masih mengenakan rok SMA nya. Sedangkan laki-lakinya terlihat mengenakan kaos hitam.

Video Lama

Sesuai dengan kualitas video yang tersebar itu, Camat Sukaresmi Latip Ridwan, mengatakan video tersebut memang merupakan pelajar dari SMA di Sukaresmi. Namun kejadian tersebut terjadi pada 2017. “Itu kejadian lama, pada 2017. Bukan kejadian baru-baru ini. Sudah saya tanyakan juga ke pihak sekolahnya,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (14/12). Hal tersebut juga dibenarkan, Kepala SMAN 1 Sukaresmi, Dede Dadan Nurjaman mengatakan video tersebut merupakan video lama yang kembali menyebar belakangan ini.

“Iya itu video tahun 2017. Bahkan saat kejadian saya belum menjabat di sini. Siswi perempuannya memang alumni sekolah ini, tapi kalau laki-lakinya bukan (alumni SMA Sukaresmi),” ujarnya.

Tersebar Usai Siswa Lulus

Pihak sekolah menyebutkan, video itu juga tersebar setelah siswa tersebut lulus. “Tersebarnya setelah lulus. Informasinya menyebar karena pasangannya itu sakit hati, tidak dapat restu,” ucapnya. Dede menuturkan, pihak sekolah sudah melakukan penelusuran terkait video porno tersebut. Tetapi alamat terbaru dari siswa tidak ditemukan.

“Sudah berupaya datang ke rumahnya. Tapi orangtua dan siswanya tidak ada. Informasinya siswa ini blasteran Indonesia-Pakistan dan tidak menetap di Cianjur,” kata dia.

Antisipasi Kejadian Tak Terulang Lagi Pihak sekolah sudah melakukan antisipasi agar kejadian tersebut tak terulang. “Kita tingkatkan pembinaan ke siswa agar tidak terulang kejadian yang mencoreng nama baik sekolah hingga daerah,” ucap dia.

Diselidiki Polisi

Satreskrim Polres Cianjur turun tangan menyelidiki kasus video porno ini. Hal tersebut dibenarkan, Kasatreskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listianto. Menurutnya polisi juga telah mengidentifikasi pasangan yang ada di dalam video. “Kita sudah selidiki dan identifikasi para pelakunya. Secepatnya kita panggil semua pihak yang terlibat, termasuk yang menyebarkan,” pungkasnya.

Baca Juga : Berita hari Ini

baca Juga : Korban Pembunuhan

Baca Juga : Pelecehan seksual

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours