Begini Cara BPJS Ketenagakerjaan Memberikan Proteksi Kepada Pekerja Migran RI

3 min read

Begini Cara BPJS Ketenagakerjaan Memberikan Proteksi Kepada Pekerja Migran RI Jakarta, Beritaokewla. com– Dalam memeringati Hari Migran Internasional yang jatuh pada bertepatan pada 18 Desember, BPJS Ketenagakerjaan menggelar aktivitas berjudul” Satu hari Bersama Pekerja Migran Indonesia( PMI)”. Aktivitas yang berfokus pada pemberian sosialisasi program serta khasiat ini diharapkan hendak tingkatkan uraian PMI tentang berartinya proteksi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia berkata, aktivitas ini merupakan wujud apresiasi grupnya kepada PMI sekalian membekali calon PMI tentang khasiat keikutsertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk Pekerja Migran Indonesia. Terdapat juga para partisipan tersebut hendak ditempatkan di negeri Malaysia, Jepang serta Jerman.

” Ini ialah aktivitas yang kami buat buat terus menjadi mendekatkan diri kepada pekerja Migran Indonesia, mereka pahlawan devisa negeri yang meski kerjanya jauh dari tanah air. Kami tingkatkan pelayanan sehingga dikala ini PMI bisa mendaftar, mengajukan klaim dan mendapatkan data program lewat Jamsostek Mobile( JMO),” ucap Roswita sebagian hari kemudian.

Lebih jauh, dikala ini PMI pula bisa melaksanakan pembukaan rekening lewat JMO sehingga mempermudah PMI buat memperoleh khasiat kala proses pengajuan klaim. Roswita pula mengantarkan para PMI mempunyai fitur baru ialah click to call, di mana dikala ini PMI dapat memperoleh data lebih lewat contact center 175 tanpa bayaran apapun, baik dikala PMI terletak di dalam negara ataupun kala mereka telah terletak di luar negara.

Dikenal jumlah Pekerja Migran Indonesia yang telah terdaftar jadi partisipan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 453 ribu pekerja. Ada pula pemilihan posisi aktivitas di Medan ini dilatar belakangi oleh Provinsi Sumut yang ialah 6 besar provinsi kantong PMI di tanah air, tidak hanya itu pula ada 2 desa migran produktif ialah Desa Serdang serta Desa Silo.

Sampai Oktober 2023 tercatat Provinsi Sumut sudah memberangkatkan calon PMI sebanyak 9. 000 tenaga kerja serta Kota Medan jadi kota utama keberangkatan tersebut.

Roswita meningkatkan, semacam kampanye BPJS Ketenagakerjaan ialah Kerja Keras Leluasa Takut, aktivitas ini diharapkan hendak terus menjadi menguatkan masyarakat negeri yang memilah bekerja di luar negara supaya mereka bisa bekerja dengan keras tanpa butuh takut hendak mungkin resiko dari pekerjaan yang bisa jadi mencuat.

” BPJS Ketenagakerjaan siap membagikan pelayanan maksimal ke segala PMI baik kala di Indonesia ataupun di negeri penempatan. Tantangannya merupakan mereka telah keburu

berangkat serta terletak di situ, makanya dengan terdapatnya Jamsostek Mobile ini kita harapkan mereka dapat mendaftarkan diri mereka lewat kanal digital. Hingga triknya merupakan mulai mensosialisasikan kepada calon PMI semenjak keberangkatan, sehingga dapat mendownload serta pula membuka rekening perbankan, sebab itu ialah hambatan membayarkan klaim di negeri penempatan,” jelasnya.

Aktivitas Satu hari Bersama Pekerja Migran Indonesia ini pula dihadiri oleh PLT Gubernur Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis.

Abdul Haris mengantarkan, Provinsi Sumut tetap berupaya membagikan pelayanan terbaik kepada CPMI, PMI, serta Purna PMI, salah satunya mengharuskan segala PMI jadi partisipan BPJS Ketenagakerjaan.

” Yang tentu Pemprov Sumut hendak sangat menunjang serta mendesak supaya meningkatnya proteksi PMI, serta dikala ini tidak terdapat yang boleh berangkat bila belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, ini telah jadi mandatory. Jika saat ini masih terdapat gap sebab lebih dahulu belum diharuskan,” tutup Abdul Haris.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours