Viral 2 WNA Tolak Bayar di Salon Kuta Utara, Caci Maki Pegawai

3 min read

Badung- Para pegawai di salah satu salon kecantikan di kawasan Kuta Utara, Beritaokewla.com – Bali, panik meladeni wanita masyarakat negeri asing( WNA) yang mengamuk, Kamis sore( 14/ 12/ 2023). Musababnya, 2 pelanggan itu diprediksi menolak membayar bayaran treatment kuku dengan harga Rp 930 ribu. Video keributan antara wisatawan serta staf salon itu viral di media sosial. Bersumber pada video yang tersebar, salah satu wanita menggenggam lengan petugas kasir sembari melontarkan cacian. Belum dikenal bukti diri 2 wanita asing tersebut. Data di posisi, keributan itu terjalin di Ombre Nails Studio, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis petang. 2 WNA itu tiba dekat jam 16. 30 Waktu indonesia tengah(WITA).

Salah seseorang staf salon, Lina Novianti( 20), menuturkan keributan itu bermula dikala salah satu pelanggan enggan membayar bayaran treatment kuku. Sementara itu, kata Lina, harga tersebut telah dihitung dari banyaknya layanan yang diberikan.

” 2 orang asing ini walk in, tiba tanpa booking. Kami layani. Harga dini itu Rp 600 ribu. Sehabis itu terdapat sebagian permintaan, biayanya meningkat. Total jadi Rp 930 ribuan,” tutur Lina kepada beritaokewla.com, Jumat siang. Bagi Lina, semenjak dini staf salon telah mengantarkan kalau terdapat akumulasi bayaran cocok permintaan treatment.” Ia menyanggupi. Semenjak dini ia bilang tidak permasalahan dengan harga. Yang berarti kata ia, kami bagikan yang terbaik saja buat ia. Hingga kesimpulannya berakhir itu di dekat jam separuh 7 malam,” sambungnya. Staf kasir lalu membagikan rincian tagihan cocok harga yang disepakati, ialah Rp 930 ribu. Sontak wanita tersebut menolak bayar sebab alibi kemahalan.” Ia malah keluhan ke staf. Apa saja yang kalian jalani hingga biayanya segitu, kira- kira begitu katanya,” tutur Lina lagi.

Keributan terus terjalin. Wanita bertopi dalam video itu konon senantiasa berkukuh. Bagi Lina, staf telah memotong harga jadi Rp 810 ribu, tetapi mereka senantiasa enggan membayarnya. Karena, kata Lina, mereka mengaku hanya memiliki duit dekat Rp 700 ribu. Pendek cerita, staf menerima permintaan bayar cocok nominal yang dimohon supaya keributan itu berakhir. Seketika, lanjut Lina, pelanggan itu menarik lagi duit yang telah diterima staf kasir. Bersumber pada rekaman Kamera pengaman, pernah terjalin tarik- menarik antara WNA itu dengan staf kasir di salon tersebut. ” Sahabat wanita yang telah di luar tadi masuk lagi. Ia langsung remas lengan sahabat yang di kasir sembari caci maki. Duit yang dibayar tadi diambil lagi. Itu kan telah jadi hak toko, telah dibayar tetapi mereka senantiasa menolak bayar harga potongan,” terangnya.

2 wanita itu kesimpulannya menyerah dikala posisi mulai ramai dikunjungi masyarakat. Kata Lina, duit jasa Rp 700 ribuan itu kesimpulannya diserahkan kepada kasir. Keduanya lalu keluar.

Beberapa masyarakat pernah berupaya mencegat kedua wanita asing itu serta memohon menuntaskan permasalahannya dengan owner salon.” Mereka berdua senantiasa kabur. Ini awal kali terdapat tamu hingga mengamuk hingga teriak- teriak. Kesimpulannya kami melapor ke polisi,” pungkas Lina. Owner salon, Ayu Labdiana serta staf Putu Mega tiba ke Polres Badung buat memberi tahu peristiwa itu, Kamis malam. Bagi Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, laporan itu tengah diselidiki.” Laporan telah kami terima, masih diselidiki lebih lanjut,” kata Teguh pendek.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours