Viral Laki- laki di NTT Cekik Perempuan Berbadan dua sampai Pingsan gegara Pengisi Energi HP

2 min read

Viral Laki- laki di NTT Cekik Perempuan Berbadan dua sampai Pingsan gegara Pengisi Energi HP Kupang- Video seseorang laki- laki di Nusa Tenggara Timur( NTT) yang mencekik seseorang wanita sampai pingsan viral di media sosial( medsos). Wanita yang dicekik itu nyatanya dalam keadaan berbadan dua.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Aldinan Manurung membetulkan video viral tersebut. Baginya, peristiwa itu terjalin pada Pekan( 28/ 1/ 2024) di toko Planet Gadget, Jalur Jenderal Sudirman, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.” Kami telah tangani permasalahannya,” kata Aldinan kepada beritaokewla, Kamis( 1/ 2/ 2024) sore.

Video yang tersebar di medsos berdurasi 24 detik. Video itu menujukan seseorang laki- laki berbadan perkasa menggunakan pakaian singlet gelap, kacamata gelap, serta celana jeans warna abu- abu, tengah mencekik seseorang perempuan di bagian leher kemudian mendorongnya ke atas meja.

” Lu ingin tapee, anjing( kalian ingin berteriak, anjing),” ucap laki- laki itu dikala mencekik perempuan tersebut, dilihat beritaokewla, Kamis.

Berikutnya laki- laki itu berjalan mendatangi perempuan yang menggunakan pakaian singlet gelap, rok gelap serta sepatu putih, kemudian menunjuknya di bagian mukanya.

Secara otomatis, perempuan tersebut langsung memukulnya dengan sandal warna putih sampai keduanya ikut serta silih baku jam. Beberapa laki- laki yang terletak di gedung itu langsung melerainya.

Setelah itu, perempuan itu nampak lagi terbaring lemas di atas tempat tidur di salah satu rumah sakit di Kota Kupang. Aldinan menarangkan pelakon penganiayaan bernama AHB alias Andy( 44).

Sebaliknya korban bernama Gadis ialah karyawan di toko Planet Gadget. Andy serta Gadis masih memiliki ikatan kekeluargaan.

Peristiwa itu bermula dikala Andy meminjam pengisi energi hp( HP) kepunyaan Gadis. Tetapi, pengisi energi itu dalam kondisi rusak. Andy setelah itu marah serta langsung menganiaya Gadis secara membabi buta.

Permasalahan penganiayaan itu kemudian dilaporkan ke Polresta Kupang Kota dengan laporan polisi no LP/ B/ 94/ I/ 2024/ SPKT/ Polresta Kupang Kota/ Polda NTT.

Aldinan langsung memerintahkan regu Kejahatan serta Kekerasan( Jatanras) Polresta Kupang Kota supaya lekas menangkap Andy seusai menerima laporan.” Sehingga tidak memunculkan keresahan di warga,” tuturnya.

Aldinan menguak Gadis hadapi trauma serta perdarahan atas penganiayaan itu sebab dalam keadaan berbadan dua. Gadis hingga dikala ini masih menemukan perawatan intensif di Rumah Sakit Leona, Kota Kupang.

” Kami telah amankan pelakunya di rumah tahanan Polresta Kupang Kota buat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tandasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours