Kronologi Pesan Suara Pemilu 2024 di Taipei Tercoblos Duluan

4 min read

Kronologi Pesan Suara Pemilu 2024 di Taipei Tercoblos Duluan Panitia Pemilihan Luar Negara( PPLN) Taipei telah lebih dahulu mendistribusikan pesan suara kepada pemilih buat Pemilu 2024. Perihal ini merangsang respon dari publik sebab PPLN Taipei sudah melakukan tahapan Pemilu tidak cocok dengan agenda serta ketentuan yang terbuat Komisi Pemilihan Universal( KPU).

Pimpinan KPU, Hasyim Asyari, mengakui perihal itu selaku suatu kelalaian. Hasyim menarangkan KPU pada 18 Desember 2023 sudah menerbitkan Peraturan KPU No 25 Tahun 2023 tentang Pemungutan serta Penghitungan Suara dalam Pemilihan Universal.

Dalam PKPU tersebut, salah satu substansi yang diatur terpaut dengan tata cara pemberian suara di Luar Negara lewat 3 tata cara, ialah pemberian suara di Tempat Pemungutan Suara Luar Negara( TPSLN), pemberian suara lewat Kotak Suara Keliling( KSK), serta pemberian suara lewat Tata cara Pos.

” Bersumber pada Undang- undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Universal, pemberian suara di luar negara bisa dilaksanakan lebih dini ataupun mendahului pemberian suara di dalam negara( early voting) maupun bertepatan dengan pemberian suara di dalam negara,” kata Hasyim, lewat siaran pers yang diterima Republika, Kamis( 28/ 12/ 2023).

Atas bawah tersebut, pemungutan suara bisa dicoba oleh Pimpinan KPPSLN Pos sangat lelet 30 hari saat sebelum hari serta bertepatan pada pemungutan suara di tiap- tiap PPLN. Setelah itu bersumber pada lampiran I Peraturan KPU No 25 Tahun 2023, dipaparkan Hasyim diatur agenda pengiriman Pesan Suara oleh PPLN kepada pemilih yang hendak membagikan suara lewat Tata cara Pos, ialah diawali bertepatan pada 2 hingga dengan 11 Januari 2024.

Tidak hanya itu, diatur pula agenda penerimaan pesan suara yang dikirim dari pemilih kepada PPLN, ialah semenjak Pesan Suara dikirimkan oleh PPLN hingga dengan sangat lelet bertepatan pada 15 Februari 2024 saat sebelum Pesan Suara dari Tata cara Pos dihitung. Tetapi, pada minggu kemudian tersebar video di media sosial tentang pengiriman pesan suara kepada pemilih lewat Pos di daerah kerja PPLN Taipei, yang menggambarkan seorang membuka amplop berisi pesan suara Pemilu Presiden serta Wakil Presiden.

” Terpaut dengan video tersebut, KPU menerima pesan dari Pimpinan PPLN Taipei No No 028/ PL. 01. 8- SD/ 065/ 2023 bertepatan pada 26 Desember 2023 Mengenai Permohonan Maaf serta Uraian Terpaut Pengiriman Pesan Suara Tata cara Pos,” ucap Hasyim.

Hasyim menarangkan bersumber pada Keputusan Komisi Pemilihan Universal No 1413 Tahun 2023 tentang Jumlah Pesan Suara yang Dicetak dalam Pemilihan Universal Tahun 2024 bertepatan pada 25 Oktober 2023, diresmikan jumlah Pesan Suara yang dicetak buat PPLN Taipei sebanyak 230. 307 lembar pesan suara buat tiap- tiap tipe Pemilu ialah Pemilu Presiden serta Wakil Presiden dan Pesan Suara Pemilu Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II.

Dari 230. 307 total pesan suara buat PPLN Taipei, sebanyak 175. 145 lembar pesan suara buat tiap- tiap tipe pemilu tersebut, ialah pesan suara buat pemilih yang membagikan suara dengan tata cara pos. Serta dari total 175. 145 lembar pesan suara buat tiap- tiap tipe pemilu yang diperuntukkan untuk pemilih dengan tata cara pos, PPLN Taipei sudah mengirimkan sebanyak 31. 276 pesan/ amplop yang berisi pesan suara Pemilu Presiden serta Wakil Presiden dan pesan suara Pemilu Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II.

” Sebanyak 929 lembar Pesan Suara Pemilu Presiden serta Wakil Presiden dan 929 lembar Pesan Suara Pemilu Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II pada bertepatan pada yang dikirimkan pada 18 Desember 2023 serta sebanyak 30. 347 lembar pesan suara Pemilu Presiden serta Wakil Presiden dan 30. 347 lembar pesan suara Pemilu Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II dikirimkan pada bertepatan pada 25 Desember 2023. Dengan jumlah total pesan suara sebanyak 62. 552 lembar,” ucap Hasyim.

Jadi lanjut Hasyim, masih ada pesan suara buat pemilih dengan tata cara pos sebanyak 143. 869 lembar Pesan Suara, yang belum dikirimkan kepada Pemilih.

” Pesan suara yang sudah dikirim kepada pemilih dengan tata cara pos sebanyak 31. 276 lembar pesan suara buat tiap- tiap tipe Pemilu pada bertepatan pada 18 serta 25 Desember 2023 dinyatakan selaku Pesan Suara Rusak. Dengan demikian tidak diperhitungkan dalam pencatatan pemakaian pesan suara dalam formulir Model C Hasil LN- Pos,” kata Hasyim.

KPU hendak sediakan pesan suara pengganti buat tiap- tiap tipe Pemilu selaku pengganti pesan suara yang dinyatakan rusak tersebut. Sebaliknya pesan suara sebanyak 143. 869 lembar buat tiap- tiap tipe pemilu yang belum dikirimkan kepada pemilih, hendak dikirim cocok dengan agenda sebagaimana diatur pada Lampiran I Peraturan Komisi Pemilihan Universal No 25 Tahun 2023 menimpa Program serta Agenda Aktivitas Tahapan Pemungutan serta Penghitungan Suara Pemilihan Universal Tahun 2024.

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours