BPJS Kesehatan Jamin Pelayanan Kesehatan Petugas Pemilu yang Sakit

3 min read

BPJS Kesehatan Jamin Pelayanan Kesehatan Petugas Pemilu yang Sakit Jakarta, beritaokewla Indonesia- Usai pemilihan universal( Pemilu) tahun 2024, tersebar pemberitaan menimpa beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara( KPPS) yang jatuh sakit, rata- rata akibat keletihan dalam melaksanakan tugasnya. Merespon perihal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan kalau grupnya siap menjamin bayaran pelayanan kesehatan para petugas Pemilu yang sakit cocok dengan syarat yang lalu.

” Sepanjang yang bersangkutan terdaftar selaku partisipan JKN aktif, hingga bayaran berobatnya hendak kami tanggung penuh cocok prosedur. Lebih dahulu, kami bersama Departemen Dalam Negara, Komisi Pemilihan Universal, Tubuh Pengawas Pemilihan Universal, serta dikoordinir oleh Kantor Staf Presiden( KSP), sudah berupaya membenarkan segala petugas Pemilu telah jadi partisipan JKN serta status kepesertaannya aktif. Perihal ini biar mereka mendapatkan kepastian pembiayaan serta pelayanan kesehatan apabila tiba- tiba jatuh sakit,” kata Ghufron dalam siaran pers, Sabtu( 17/ 02/ 2023).

Di samping itu, Ghufron menuturkan kalau grupnya pula menggalakkan skrining riwayat kesehatan untuk para petugas Pemilu saat sebelum acara demokrasi diawali. Bagi Ghufron, penerapan skrining riwayat kesehatan dicoba bukan cuma selaku prediksi terhadap kemampuan resiko kesehatan yang bisa jadi dirasakan dikala bertugas, melainkan pula selaku langkah preventif buat membenarkan keberlangsungan serta kesejahteraan bersama dalam proses Pemilu.

” Dengan menempuh skrining riwayat kesehatan saat sebelum bertugas, para petugas Pemilu bisa mengenali keadaan kesehatan mereka secara lebih baik serta dapat maksimal dalam melaksanakan tugasnya nanti. Harapannya, hasil skrining tersebut menampilkan kalau seluruh petugas dalam keadaan sehat serta siap melaksanakan tugas dengan baik, sehingga penerapan pemilu bisa berjalan dengan mudah,” kata Ghufron.

BPJS Kesehatan pula mempersiapkan dashboard pemantauan penerapan skrining riwayat kesehatan petugas Pemilu. Hak akses dashboard tersebut pula dipunyai oleh KPU Pusat, Bawaslu Pusat, Departemen Dalam Negara, KSP, serta pula dapat diakses oleh warga lewat web BPJS Kesehatan.

Hasil skrining riwayat kesehatan bisa dipantau bersama serta jadi feedback untuk petugas ataupun panitia penyelenggara pemilu buat mengestimasi resiko keadaan kesehatan para petugas Pemilu dengan memandang hasil skrining tersebut.

Bersumber pada informasi per 16 Februari 2024, tercatat terdapat 6. 825. 437 petugas Pemilu yang telah menempuh skrining riwayat kesehatan. Dari jumlah tersebut, dekat 94, 17% petugas Pemilu dinyatakan tidak berisiko penyakit serta 5, 83% petugas Pemliu dinyatakan berisiko. Ghufron menarangkan, untuk petugas Pemilu yang mempunyai hasil berisiko serta status kepesertaan JKN- nya aktif, hingga bisa melaksanakan pengecekan kesehatan lebih lanjut di Sarana Kesehatan Tingkatan Awal( FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Baginya, keterlibatan BPJS Kesehatan dalam penerapan pemilu ini ialah bentuk kedatangan negeri dalam upaya mengestimasi hal- hal yang tidak di idamkan spesialnya yang menyangkut proteksi kesehatan para petugas Pemilu.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours