Oposisi Pemerintah Rusia Tewas, Joe Biden Langsung Tuding Putin

3 min read

Oposisi Pemerintah Rusia Tewas, Joe Biden Langsung Tuding Putin! Jakarta, beritaokewla Indonesia- Presiden Amerika Serikat( AS) Joe Biden menyalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin atas kematian Alexei Navalny, serta sudah memperingatkan Putin kalau hendak terdapat konsekuensinya, dengan berkata ia” tidak kaget” namun” marah” atas meninggalnya pemimpin oposisi pemerintahan Rusia tersebut.

” Kami tidak ketahui persis apa yang terjalin, tetapi tidak terdapat keraguan kalau kematian Nalvany merupakan akibat dari perbuatan Putin serta premannya,” kata Biden di Gedung Putih sehabis petugas penjara Rusia mengumumkan kalau Navalny sudah wafat, mengutip Reuters, Sabtu( 17/ 2/ 2024).

” Pihak berwenang Rusia hendak menggambarkan cerita mereka sendiri,” kata Biden.” Tetapi jangan salah. Jangan salah, Putin bertanggung jawab atas kematian Navalny.”

Biden pula berkata ia lagi memikirkan langkah- langkah bonus buat menghukum Rusia sehabis kematian Navalny, dan membagikan penghormatan kepada pemimpin oposisi sebab dengan berani melawan korupsi serta kekerasan yang dicoba pemerintahan Putin.

” Kami lagi memikirkan apa lagi yang dapat dicoba,” kata Biden dikala menanggapi persoalan wartawan.” Kami lagi memikirkan beberapa opsi, cuma itu yang hendak aku katakan dikala ini.”

Biden pula berkata kepada wartawan kalau” tidak terdapat ancaman nuklir terhadap rakyat Amerika ataupun di mana juga di dunia dengan apa yang dicoba Rusia dikala ini,” apalagi kala Rusia memikirkan buat mempraktikkan teknologi anti- satelit di luar angkasa. Rusia lebih dahulu membantah klaim tersebut.

Gedung Putih tidak lekas menjawab permintaan pendapat menimpa mungkin aksi terhadap Rusia yang lagi dievaluasi. Para pejabat AS masih mencari data lebih lanjut tentang kematian Navalny di koloni hukuman Rusia di utara Bundaran Arktik, tempat ia dikirim kurang dari 2 bulan kemudian. Tetapi pertumbuhan tersebut, serta respon Biden, terus menjadi memperparah ikatan AS- Rusia yang telah memburuk.

Biden pula berkata ia lagi memikirkan langkah- langkah bonus buat menghukum Rusia sehabis kematian Navalny, dan membagikan penghormatan kepada pemimpin oposisi sebab dengan berani melawan korupsi serta kekerasan yang dicoba pemerintahan Putin.

” Kami lagi memikirkan apa lagi yang dapat dicoba,” kata Biden dikala menanggapi persoalan wartawan.” Kami lagi memikirkan beberapa opsi, cuma itu yang hendak aku katakan dikala ini.”

Biden pula berkata kepada wartawan kalau” tidak terdapat ancaman nuklir terhadap rakyat Amerika ataupun di mana juga di dunia dengan apa yang dicoba Rusia dikala ini,” apalagi kala Rusia memikirkan buat mempraktikkan teknologi anti- satelit di luar angkasa. Rusia lebih dahulu membantah klaim tersebut.

Gedung Putih tidak lekas menjawab permintaan pendapat menimpa mungkin aksi terhadap Rusia yang lagi dievaluasi. Para pejabat AS masih mencari data lebih lanjut tentang kematian Navalny di koloni hukuman Rusia di utara Bundaran Arktik, tempat ia dikirim kurang dari 2 bulan kemudian. Tetapi pertumbuhan tersebut, serta respon Biden, terus menjadi memperparah ikatan AS- Rusia yang telah memburuk.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours