Israel Kian Chaos! Ribuan Masyarakat Tuntut Netanyahu Mundur- Sebut Firaun

2 min read

Israel Kian Chaos! Ribuan Masyarakat Tuntut Netanyahu Mundur- Sebut Firaun- Jakarta, beritaokewla.com Indonesia- Demonstrasi besar- besaran terus terjalin di Israel. Ribuan masyarakat menuntut supaya Perdana Menteri( PM) Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya sebab dikira tidak sanggup melepaskan para tawanan.

Dilansir dari AFP, masyarakat berkumpul di depan parlemen, Selasa malam. Keluarga sandera Israel yang ditahan di Gaza serta mantan PM Ehud Barak menyalahkan Netanyahu atas” bencana” serbuan Hamas pada 7 Oktober serta menuntut pemilihan universal lekas.

” Kamu merupakan seseorang firaun, pembunuh anak sulung.( Sebanyak) 240 anak diculik di dasar pengawasan Kamu. Itu salah Kamu,” kata Einav Zangauker, yang putranya Matan masih ditahan di Gaza oleh Hamas, merujuk pada Netanyahu.

” Kamu kandas dalam seluruh perihal pada bertepatan pada 7 Oktober. Dikala ini Kamu merupakan penghalang untuk konvensi penyanderaan,” tambahnya.

Mereka memperhitungkan Netanyahu tidak betul- betul mendesak pembebasan. Masyarakat yang memprotes pula menyoroti UU peradilan baru Netanyahu yang ditakutkan mengecam demokrasi.

” Tugas bawah negeri merupakan membenarkan kembalinya mereka yang diculik. Aku naif, aku tidak menyadari kalau PM kita tidak tertarik buat memulangkan mereka sebab pertimbangan politik,” ucap masyarakat lain Merav Svirsky, yang kehabisan kedua orang tuanya dalam serbuan Hamas serta kerabat laki- lakinya setelah itu terbunuh di Gaza.

Sedangkan itu Ehud Barak sendiri menyoroti langkah Netanyahu yang keukeuh melancarkan serbuan darat di Rafah. Dia berkata para sandera hendak kembali dalam peti mati.

” Aku menyerukan pemilu kilat, serta orang yang bertanggung jawab atas bencana tersebut wajib dicopot dari kendali kekuasaan,” tegasnya.

Pada 7 Oktober kemudian, serbuan Hamas yang belum sempat terjalin lebih dahulu menghantam Israel serta menyebabkan dekat 1. 160 kematian di Israel. Hamas mengklaim serbuan dicoba selaku balasan penjajahan Israel sepanjang ini ke tanah Palestina.

Hamas pula menyandera dekat 250 sandera pada serbuan itu. Dikala ini, 33 di antara lain diperkirakan tewas.

Serbuan itu dibalas genosida oleh Israel, di mana sampai saat ini total 32. 916 masyarakat sipil tewas sebagian besar wanita serta kanak- kanak. Walaupun terdapat resolusi Dewan Keaman( DK) PBB kekerasan tidak menyudahi sampai saat ini.

Link Terkait :

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours