Nasib Nahas Pembakar Al- Quran Salwan Momika, Ini Berita Terbarunya

2 min read

Nasib Nahas Pembakar Al- Quran Salwan Momika, Ini Berita Terbarunya- Jakarta, beritaokewla.com Indonesia- Pembakar Al- Quran, Salwan Momika dilaporkan tengah menunggu deportasi kembali ke Swedia sehabis ditangkap di Norwegia. Perihal ini merujuk suatu dokumen yang diterbitkan AFP, Kamis malam. Momika memanglah berencana meninggalkan Swedia buat mencari suaka ke Norwegia.

” Bagi Majelis hukum Distrik Oslo, Momika ditangkap 28 Maret, satu hari sehabis dirinya hingga( di Norwegia),” katanya dilansir media tersebut, dilansir Pekan( 7/ 4/ 2024).

” Sehabis persidangan 30 Maret, majelis hukum memutuskan buat menahan Momika sepanjang 4 pekan, menunggu mungkin permintaan dari Direktorat Imigrasi Norwegia( UDI) ke Swedia supaya ia dikembalikan, cocok dengan undang- undang Uni Eropa( UE),” jelasnya.

Dalam vonis majelis hukum disebutkan deportasi hendak dicoba lekas sehabis pengaturan resmi serta pengaturan instan. Polisi sudah memohon supaya ia ditahan buat sedangkan waktu dengan alibi undang- undang migrasi negeri dengan anggapan kalau masyarakat negeri asing hendak berupaya menjauhi penerapan keputusannya buat meninggalkan negeri tersebut.

Lebih dahulu, Momika yang ialah generasi Kristen Irak sudah merangsang kemarahan serta kecaman luas di negara- negara Muslim. Pengunjuk rasa Irak menyerbu kedutaan Swedia di Bagdad 2 kali pada bulan Juli.

Kelakuannya pula merangsang kebakaran di dalam lingkungan tersebut. Pemerintah Swedia mengutuk penodaan Al- Quran tetapi menekankan hukum negeri menimpa kebebasan berdialog serta berkumpul.

Tubuh intelijen Swedia tingkatkan tingkatan kewaspadaan teror pada pertengahan Agustus jadi skala 4 dari skala 5 sehabis respon kemarahan tersebut. Ini menjadikan Swedia selaku negeri” sasaran utama teror”.

Tubuh Migrasi Swedia setelah itu mencabut izin tinggal Momika pada bulan Oktober, dengan mengutip data palsu dalam permohonan aslinya. Tetapi dia diberikan izin tinggal sedangkan sebab” hambatan dalam penegakan deportasi ke Irak”. Lebih dahulu Irak sudah memohon ekstradisinya ke negara itu.

https://77.37.44.106/

https://89.116.134.250/

https://185.139.1.12/

https://45.32.99.110/

https://103.59.160.167/

https://178.128.220.80/

https://mersinbayanbul.com/

https://freeengineinfo.com/

https://coinbiits.com/

https://cedan.online/

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours