Pengemudi Keras kepala Kerap Gunakan Tameng Pamer Jabatan: Mental Tempe

3 min read

Pengemudi Keras kepala Kerap Gunakan Tameng Pamer Jabatan: Mental Tempe!- Jakarta – Sejak kemarin, media sosial dihebohkan aksi arogan pengemudi Fortuner berpelat TNI yang menabrak mobil lain di jalur universal. Bukannya memohon maaf, ia malah marah- marah serta mengaku adik Jenderal Tentara Nasional Indonesia(TNI)!

Fenomena mengecam memakai pangkat belum lama gempar terjalin di Indonesia. Umumnya, pengemudi keras kepala mengenakan kartu as tersebut buat gagah- gagahan serta membuat khawatir pengguna jalur lain.

Sony Susmana sebagai Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia( SDCI) membetulkan banyak pengemudi keras kepala yang memakai pangkat ataupun jabatan selaku tameng di jalur raya. Umumnya, orang yang begitu memiliki kepribadian pengecut serta bermental tempe.

” Dari sisi mental, individu semacam ini umumnya berkarakter pengecut serta tempe. Sehingga, mereka sering kali berlindung di balik perihal tersebut buat dapat lepas dari tanggung jawab. Bandingkan dengan pejabat beneran yang tentu lebih tidak mau dikenal jati dirinya,” ucap Sony Susmana kepada detikOto, Sabtu( 13/ 4).

Sony pula menekankan soal hukum yang mengendalikan menimpa pemakaian pangkat selaku perlengkapan buat mengecam pengguna jalur lain. Sampai saat ini, ketentuan tersebut belum ditegakkan secara tegas.

Lebih jauh, Sony menegaskan berartinya menempatkan diri dikala terletak di jalur raya. Kala teruji berbuat salah, dibanding marah- marah, hingga lebih elok memohon maaf serta bertanggung jawab.

” Bertanggung jawab merupakan resiko atas perbuatan sendiri yang harus dicoba bila terdapat pihak yang dirugikan. Ini sikap bawah dari adab,” tegasnya.

” Jadi jangan bawa- bawa pihak lain, latar balik diri, pembenaran diri serta lain- lain yang mempertontonkan keangkuhan. Terlebih menonjolkan institusi negeri. Media sosial saat ini telah hebat, sedikit saja kita melaksanakan kebodohan hingga hendak viral,” tambahnya.

Pengemudi Fortuner Plat Tentara Nasional Indonesia(TNI) Ngaku Anak Jenderal

Insiden mobil Fortuner berpelat Tentara Nasional Indonesia(TNI) hantam mobil wartawan awal kali dibagikan saya Twitter bernama@tantekostt. Bagi penuturannya, pengemudi mobil tersebut melintas di bahu jalur, setelah itu berbelok ke kanan serta menabrak mobil yang ditumpanginya.

” Kilometer 57 saat sebelum rest zona, plat Mabes Tentara Nasional Indonesia(TNI), mati lagi platnya, jalur di bahu jalur, potong ke kanan nabrak, tetapi malah ia yang marah- marah. Alesannya ikutin bis jadi ke kanan,” tulis@tantekostt dengan menyertakan fakta gambar serta video, dilansir Jumat( 14/ 4).

Menariknya, plat no Tentara Nasional Indonesia(TNI) yang terpasang di mobil Fortuner mati semenjak Februari kemudian. Akun@tantekostt yang mengaku selaku korban menarangkan, mobil yang ditumpanginya dihantam lebih dari sekali sampai rusak. Apalagi, terdapat faktor kesengajaan!

” Abis nabrak, ia ke depan menyudahi tiba- tiba terus mundur dengan terencana nabrakin mobil gue, dengan terencana lho ya, karna ia bener- bener menyudahi serta mundur,” tuturnya.

Pada video yang dibagikan, pengemudi Fortuner itu terlihat marah- marah serta tidak terima sehabis ditegur. Ia mengklaim memiliki kakak jenderal serta mengecam hendak mencatat wajah sang penumpang mobil yang mengaku ditabraknya.

“( Dinas) di Mabes Tentara Nasional Indonesia(TNI). Kakak aku jenderal, namanya Sonny Abraham. Coba cari,” tegasnya.

Pada akhir video, penumpang mobil yang mengaku selaku korban itu menyerahkan kartu bukti diri ke pengemudi Fortuner. Ia warnanya ialah jurnalis. Sehabis mengenali perihal tersebut, pengemudi Fortuner langsung bergegas berangkat.

” Oh… jurnalis. Oh… ingin divideoin tidak? Tidak harus? Gue cari entar ya,” kata pengemudi tersebut saat sebelum kembali ke mobilnya.

Link Terkait :

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours