Viral Siswa SMP Adu Jotos di GOR Swecapura Klungkung

2 min read

Viral Siswa SMP Adu Jotos di GOR Swecapura Klungkung – Klungkung – Sebuah video pendek berdurasi 18 detik mempertontonkan adu jotos antar dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan di dalam Gelanggang Olah Raga (GOR) Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, Bali. Video tersebut awalnya tersebar dari grup WhatsApp kemudian diviralkan lagi oleh akun Instagram @halodenpasar.

Dalam video tersebut, seorang pelajar dengan pakaian sekolah turun dari tangga, kemudian disambut oleh pelajar dengan pakaian bebas dan bercelana sekolah. Tanpa segan keduanya langsung adu jotos.

Kemudian datang guru-guru melerai, bahkan saat dilerai pun mereka tetap berkelahi. Belum jelas motif pertengkarang itu, namun banyak komentar dari warganet menanggapi peristiwa itu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana mengaku terkejut dengan aksi adu jotos tersebut. Sujana akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil sekolah terkait.

“Kami sudah dapat konfirmasi bahwa peristiwa itu dilakukan oleh pelajar di SMPN 3 Semarapura yang berada di lingkungan GOR Swecapura. Saya sudah tanyakan ke kepala sekolahnya dan dibenarkan itu siswanya,” jelas Sujana saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (18/4/2024) malam.

Sujana menuturkan kasus adu jotos antar siswa tersebut sudah berakhir damai. “Penyelesaian damai sudah dilakukan hari ini di kantor Polsek Klungkung,” ungkapnya.

Sujana mengakui kasus perkelahian di lingkungan sekolah di Klungkung kerap terjadi, apalagi sampai viral dengan cepat. Seperti kasus bullying antar pelajar dan sempat berurusan dengan kepolisian juga pernah terjadi.

Untuk mencegah perkelahian terus terjadi, Sujana menyebut peran sekolah sangat. Cara pencegahannya dengan menegakan tata tertib dan pemberian pembinaan.

“Pihak sekolah harus tegas dalam mendidik siswanya dengan memberikan sanksi-sanksi yang telah diatur dalam tata tertib,” pintanya.

Link Terkait : 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours