Kepala Pesawat terbang Kolaka Dicopot Imbas Ajak Youtuber Korsel ke Hotel

2 min read

Kepala Pesawat terbang Kolaka Dicopot Imbas Ajak Youtuber Korsel ke Hotel – Jakarta – Publik terbuat gempar dengan tingkah seseorang laki- laki yang mengajak Youtuber asal Korea Selatan( Korsel) ke hotel. Video obrolan ini juga viral di media sosial.

Usai viral, bukti diri laki- laki itu juga terungkap. Dia apalagi hingga dicopot dari jabatan bergengsinya.

Dilansir dari beritaokewla , dalam video yang tersebar, awal mulanya memperlihatkan seseorang perempuan asal Korea Selatan tengah menyantap santapan di suatu restoran.

Tidak berselang lama, perempuan itu kemudian bertegur sapa dengan wisatawan yang terletak di depannya. YouTuber asal Korsel itu kemudian berpindah tempat duduk ke wisatawan yang disapanya itu.

Salah satu wisatawan yang disapa ialah seseorang laki- laki berkepala plontos serta satu orang laki- laki yang lain. Ketiganya kemudian ikut serta percakapan ringan. Di tengah percakapan canggung itu laki- laki berkepala plontos kemudian mengajak YouTuber Korsel main ke hotelnya.

Belum lama dikenal wujud laki- laki berkepala plontos itu yakni Asri Damuna. Dia ialah Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Hawa( UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara

Usai mengenali peristiwa tersebut, Departemen Perhubungan( Kemenhub) mengambil perilaku tegas. Kemenhub sudah mencopot Asri dari jabatannya.

” Departemen Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang mengaitkan Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka. Yang bersangkutan sudah dibebastugaskan guna mempermudah penyelidikan serta aksi lebih lanjut,” kata Juru Bicara Departemen Perhubungan Adita Irawati kepada beritaokewla , Jumat( 10/ 5/ 2024).

Adita berkata permasalahan itu pula sudah memperoleh atensi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menhub Budi, kata Adita, memohon Asri diberikan sanksi tegas bila teruji melaksanakan pelanggaran.

” Bila teruji benar, hingga maksudnya yang bersangkutan tidak bisa melindungi marwah selaku Aparatur Sipil Negeri. Mungkin hendak terdapat sanksi internal terpaut perihal tersebut,” kata Adita.

Adita berkata Asri dikala ini masih menempuh pengecekan internal oleh pejabat Kemenhub. Ia berharap para pegawai Kemenhub buat dapat melindungi nama baik institusi.

” Kemenhub berharap peristiwa semacam ini tidak terulang lagi. Kami memohon kepada segala ASN supaya bisa melindungi marwah serta etika baik selaku pegawai pemerintah,” ucap Adita.

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours