Video Viral Polisi Bongkar Permasalahan Gorengan Dicampur Bubuk Narkoba, Polda Metro Jaya: Hoaks

2 min read

Video Viral Polisi Bongkar Permasalahan Gorengan Dicampur Bubuk Narkoba, Polda Metro Jaya: Hoaks- Viral di media sosial suatu video menarasikan terdapatnya modus baru peredaran narkoba yang dicampur dalam santapan gorengan. Modus baru ini disebut- sebut menargetkan korban anak sekolah sampai orang berusia.

Dalam video yang diunggah akun Instagram@bantuanhukumbekasi nampak Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi serta Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Malvino E. Yusticia. Mereka terlihat terletak di dalam rumah yang diucap posisi pengedar narkoba modus gorengan.

” Modus baru, gorengan dicampur bubuk narkoba,” tulis akun@bantuanhukumbekasi.

Ade Ary dikala dikonfirmasi menegaskan kalau narasi dalam unggahan video akun@bantuanhukumbekasi tidak bener alias hoaks. Video tersebut sesungguhnya ialah proses olah TKP pengungkapan permasalahan laboratorium pembentuk PINACA ataupun bahan baku tembakau sintetis di Cluster Mountain View Sentul City, Bogor pada Pekan( 24/ 4) kemudian.

” Sehabis ditelisik lebih jauh, data tersebut ditentukan hoaks atau berita bohong,” kata Ade Ary kepada wartawan, Kamis( 23/ 5/ 2024).

Ade Ary pula menarangkan kalau tepung dalam video tersebut ialah prekusor ataupun bahan kimia pembentuk PINACA. Bukan tepung terigu yang dicampur narkoba selaku bahan baku gorengan.

” Tepung yang diucap memiliki narkoba, ialah salah satu serbuk kimia yang jadi bahan pembuatam PINACA yang ialah bahan utama pembuatan tembakau sintetis,” jelasnya.

Sebagaimana dikenal dalam pengungkapan permasalahan laboratorium PINACA di Sentul, Polda Metro Jaya sudah menetapkan 5 orang terdakwa. Kelimanya bernama samaran F, S, H, B, serta GBH.

F ialah aktor intelektual sekalian pemodal. Sedangkan S serta H berfungsi selaku peracik ataupun laboratoris. Sebaliknya B sebagai penjaga gudang penyimpanan bahan narkotika di Serpong, Tangerang Selatan serta GBH sebagai kurir ataupun reseller yang mengaku dijanjikan upah sampai Rp100 juta dari F.

Link Rekomendasi : 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours