Viral Video 3 Gubernur Jepang Rasakan Sulit serta Beratnya Beban Jadi Bunda Hamil

3 min read

Viral Video 3 Gubernur Jepang Rasakan Sulit serta Beratnya Beban Jadi Bunda Hamil- Jakarta- Salah satu akun di media sosial X memberikan video tentang 3 gubernur pria di Jepang mengenakan rompi kehamilan. Video yang diunggah pada 25 Mei 2024 ini menemukan banyak atensi warganet.

Video tersebut menampilkan gubernur dari Prefektur Saga, Prefektur Miyazaki, serta Prefektur Yamaguchi mengenakan rompi ;seberat 7, 3 kilogram. Rompi tersebut mereplikasi beban bonus yang ditanggung seseorang perempuan pada bulan ke- 7 kehamilan.

Ketiga gubernur tersebut menempuh kehidupan tiap hari sembari menggunakan rompi, semacam bekerja, berbelanja, cuci baju, serta cuci piring.

Bagi penelusuran Beritaokewla.com, video ini awal kali diunggah pada 2016 selaku bagian dari kampanye Kyushu/ Yamaguchi Work- Life Balance Campaign.

Tujuannya merupakan buat tingkatkan uraian tentang kesusahan serta ketidaknyamanan yang dirasakan perempuan selama kehamilan.

Video tersebut menunjukkan tantangan yang dialami para gubernur sepanjang percobaan. Tidak hanya beban raga, mereka pula hadapi penyusutan bidang pandang, yang membuat kegiatan semacam naik serta turun tangga jadi susah.

Gerakan simpel semacam membungkuk di atas wastafel buat cuci piring ataupun mengambil suatu dari rak sangat dasar di supermarket menimbulkan rasa sakit.

Apalagi, kegiatan tiap hari semacam menggunakan kaus kaki ataupun masuk ke dalam mobil jadi jauh lebih susah dari yang mereka bayangkan.

Mereka juga merasakan sendiri susahnya menjadi wanita berbadan dua.

Latar Balik Kampanye yang Dicoba Gubernur Jepang

Bagi International Social Survey Program( ISSP), para suami di Jepang merupakan salah satu yang sangat tidak suka melaksanakan pekerjaan rumah tangga ataupun menolong mengurus anak.

Laki- laki di wilayah Kyushu serta Yamaguchi apalagi lebih tidak sering menolong di rumah dibanding rata- rata suami di Jepang. Informasi menampilkan kalau istri melaksanakan dekat 7 kali lebih banyak pekerjaan rumah tangga dibanding suami mereka, semacam dilansir dari Japan Today pada Pekan, 26 mei 2024.

Sebab itu, kampanye Kyushu/ Yamaguchi Work- Life Balance Campaign diciptakan buat mendesak warga di Kyushu serta Yamaguchi supaya menciptakan metode buat menyeimbangkan kehidupan rumah tangga serta pekerjaan mereka.

Kampanye ini pula bertujuan menghasilkan tempat kerja yang lebih menguasai serta fleksibel dalam penuhi kebutuhan pekerja yang membesarkan kanak- kanak.

Akibat Video Kampanye Gubernur di Jepang Hamil

Sehabis Kampanye Kyushu/ Yamaguchi Work- Life Balance Campaign dimulai, 96, 7 persen laki- laki yang hadapi percobaan kehamilan yang sama berkata kalau laki- laki pula wajib bertanggung jawab atas pekerjaan rumah tangga serta pengasuhan anak.

Walaupun menggunakan jaket tebal serta besar tidak bisa dibanding dengan yang asli, nyatanya terus menjadi dekat laki- laki menguasai apa yang dirasakan perempuan secara universal serta tidak cuma sepanjang kehamilan, terus menjadi besar mungkin hendak berkembang perasaan kebersamaan sejati, dan silih menghormati serta mengagumi.

Kata 3 Gubernur tentang Pemakaian Rompi Kehamilan

Gubernur Yoshinori Yamaguchi dari Prefektur Saga, berkata,” Aku sudah hadapi banyak perihal semenjak jadi gubernur, namun merasakan apa yang dirasakan oleh bunda berbadan dua membagikan akibat nyata untuk aku.”

Shunji Kono, Gubernur Prefektur Miyazaki serta bapak 3 anak melaporkan kalau rompi tersebut betul- betul membuat bahu serta punggung terasa berat.

Sedangkan itu, Gubernur Yamaguchi serta bapak 3 anak, Tsugumasa Muraoka, mengakui,” Lebih dahulu aku tidak paham. Saat ini aku ketahui apa yang istri aku rasakan sepanjang berbulan- bulan, aku sangat bersyukur.”

Link Rekomendasi : 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours